Metode Penyusutan Aset Tetap

4:50:00 AM


Metode Penyusutan Aset Tetap
Ada tiga faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan jumlah beban penyusutan yang diakui setiap periode. Tiga faktor itu adalah:
·    Harga perolehan / biaya awal aset tetap
Jumlah kas yang dibayarkan dan diberikan untuk memperoleh suatu aset pada saat perolehan atau konstruksi sampai dengan aset tersebut dalam kondisi tepat yang siap untuk dipergunakan.
·    Nilai sisa / nilai residu
Jumlah neto yang diharapkan dapat diperoleh pada akhir masa manfaat suatu aset setelah dikurangi taksiran biaya pelepasan.
·    Masa manfaat / umur ekonomis
Periode suatu aset diharapkan digunakan oleh perusahaan atau jumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan diperoleh dari aset perusahaan.






Menurut PSAK No. 16 tahun 2007, penyusutan dapat dilakukan dengan berbagai metode yang dapat dikelompokan sebagai berikut :
1.   Dasar waktu
a.   Metode Garis Lurus (Straight Line Method)
b.   Metode Pembebanan Menurun
·    Metode jumlah angka tahun (sum of the year digit method)
·    Metode saldo menurun / saldo menurun ganda (declining / double declining balance method)
2.   Dasar pengunaan
a.   Metode Jam Jasa (service hour method)
b.   Metode Unit Produksi (productive output method)
3.   Dasar kriteria lainnya
a.   Metode Berdasarkan Jenis dan Kelompok (group and composite method)
b.   Metode Anuitas (annuity method)
c.   Sistem Persediaan (inventory system)

Tinjauan Aset Tetap Menurut Akuntansi

4:53:00 AM


Tinjauan Aset Tetap Menurut Akuntansi
Setiap perusahaan menggunakan berbagai macam aset tetap, seperti peralatan, perabotan, alat-alat, mesin-mesin, bangunan, dan tanah. Aset tetap (fixed assets) merupakan aset jangka panjang atau aset yang relatif permanent. Mereka merupakan aset berwujud (tangible assets) karena terlihat secara fisik. Aset tersebut dimiliki dan digunakan oleh perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasi normal.
Di dalam perusahaan, aset tetap bisa menempati bagian yang sangat signifikan pada total aset perusahaan secara keseluruhan. Peranan aset tetap ini sangatlah besar dalam perusahaan baik ditinjau dari segi fungsinya, dari segi jumlah dana yang diinvestasikan, dari segi pengolahannya yang melibatkan banyak orang, maupun dari segi pengawasannya yang agak rumit. Nama-nama deskriptif lain bagi aset-aset ini adalah aset pabrik (plant assets), atau properti, pabrik, dan peralatan (property, plant, and equipment).
Powered by Blogger.