Pengertian Promosi Penjualan

7:04:00 AM


    Pengertian Promosi Penjualan
Beberapa definisi promosi penjualan menurut beberapa ahli yaitu :
Menurut Philip Kotler (2003 : 609)
“Sales promotion is a key ingredient in marketing campaigns, consist of diverse collection of incentive tools, mostly short term, designed to stimulate quicker or greater purchase of particular products or services by consumers or the trade”

Menurut Basu Swastha DH (2000:353) :
“Promosi penjualan merupakan kegiatan promosi selain periklanan, personal selling maupun publisitas yang mendorong pembelian konsumen dan efektivitas pengecer. Kegiatan tersebut antara lain : peragaan pertunjukan, demonstrasi dan sebagainya”

Jadi promosi penjualan diarahkan untuk merangsang terjadinya pembelian oleh konsumen. Jika promosi penjualan dilakukan pada saat yang tepat dapat berperan sangat besar dalam meningkatkan permintaan akan produk yang ditawarkan. 

Jenis-Jenis Retailling

7:08:00 AM


Jenis-Jenis Retailling
Setelah memahami dan mengerti pengertian dan fungsi utama dari retailing, pada bagian ini penulis ingin membahas jenis-jenis retailling yang ada pada saat ini. Menurut Fandy Tjiptono dalam bukunya Strategi Pemasaran edisi II (2001;  192) jenis retailling di bagi menjadi dua berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Kriteria tersebut diantaranya:
1.    Kriteria Tipe Kepemilikan ada tiga jenis yaitu:
a.    Independent retail firm yaitu suatu outlet pengecer yang dimiliki dan dioperasikan secara independen dan tanpa afiliasi (penggabungan) dengan pihak lain.
b.    Waralaba (fanchising) yaitu suatu sistem pemaaran atau distribusi barang dan jasa, dimana sebuah perusahaan induk (franchisor) memberikan kepada individu atau pemasaran lain yang berskala kecil atau menengah untuk melaksanakan sistem jaringan pemasaran dengan ketentuan-ketentuan yang telah disetujui sebelumnya.
c.     Corporate chain yaitu suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih uasaha yang saling berkaitan atau berhubungan dalam satu manajemen dan dimiliki oleh suatu kelompok pemegang saham.
2.    Kriteria tipe produk atau jasa yang dijual ada dua jenis yaitu:
a.    Service Retailling yaitu jenis produk yang dipasarkan berbentuk jasa dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun dan sifatnya intangible (tidak berwujud).
b.    Product retailling yaitu jenis produk yang dipasarkannya berupa barang yang sifatnya tangible (berwujud).
Berdasarkan dua kriteria di atas maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa retailling dapat dibedakan menurut kepemilikan dan jenis usahanya.

Indikator-Indikator Efektivitas Kerja

5:05:00 AM


       Indikator-Indikator Efektivitas Kerja
Pengertian dari efektivitas kerja memerlukan beberapa indikator. Adapun indikator-indikator tersebut peneliti uraikan seperti yang dikemukakan oleh Siagian  (1989:152) adalah sebagai berikut :
1.      Standar waktu yang ditentukan
Hal ini berhubungan dengan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditentukan, pemanfaatan waktu yang efisien, dapat diperoleh hasil yang optimal.

2.      Penyelesaian atau hasil kerja
Hal ini berhubungan dengan pencapaian kegiatan atau usaha yang telah ditetapkan, hasil pekerjaan dan jumlah pekerjaan yang produktif dan berkualitas oleh waktu.

Pengertian Saluran Distribusi

5:10:00 AM


   Pengertian Saluran Distribusi
Setelah mengetahui bauran pemasaran, maka penulis ingin mengungkapkan lebih lanjut mengenai pengertian saluran distribusi, yang juga merupakan bagian dari bauran pemasaran yaitu pada komponen place (tempat).
Pengertian Saluran Distribusi menurut Philip Kotler dalam buku Manajemen Pemasaran edisi 9e (1997;140) :
“Saluran Pemasaran adalah serangkaian organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu produk atau jasa siap untuk dikonsumsi dan digunakan”.

Berdasarkan pengertian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa saluran distribusi merupakan salah satu alat untuk menyalurkan produk dari tangan produsen sampai ketangan konsumen.

Bauran Pemasaran

4:37:00 AM


Bauran Pemasaran
Bauran Pemasaran adalah alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat antar perusahaan maka saluran distribusi harus lebih ditingkatkan. Saluran distribusi merupakan salah satu bagian dari marketing mix (bauran pemasaran). Marketing mix ini terdiri dari variabel-variabel yang dapat digabungkan perusahaan untuk mempengaruhi permintan akan produknya, dan  variabel-variabel tersebut lebih dikenal dengan 4P yang dikemukakan oleh McCarthy adalah :
 “1.  Product
2.   Price
3.   Place
4.   Promotion”

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke suatu pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan baik berupa barang maupun jasa.
Price adalah sejumlah biaya (dalam bentuk uang ) yang harus dikeluarkan untuk  mendapatkan produk, baik barang atau jasa.
Place adalah tempat berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam menyediakan produk dalam jumlah yang tepat dan menempatkannya pada tempat yang tepat pula, sehingga produk tersebut selalu tersedia pada saat konsumen atau pelanggan membutuhkannya.
Promotion adalah suatu usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya.

Powered by Blogger.