Pengertian Karier

7:19:00 AM

1.     Suatu rangkaian promosi jabatan/mutasi jabatan yang lebih tinggi dalam jenjang hierarki yang dialami seorang tenaga kerja dalam masa dinasnya.
2.     Suatu pekerjaan yang memiliki gambaran/pola pengembangan yang jelas dan sistematis.
3.     Suatu sejarah jabatan dari seseorang.
4.     Suatu rangkaian pekerjaan/posisi yang pernah dipegang oleh seseorang selama masa kerjanya.
Karier dalam suatu perusahaan ditandai dengan adanya :
1.     Kemajuan seseorang dalam suatu lapangan kerja yang diperolehnya selama orang tersebut bekerja.
2.     Kemajuan tersebut memerlukan kemampuan, keahlian, pengalaman, dan tanggung jawab yang tinggi.
3.     Di dalam kemajuan tersebut terdapat unsur-unsur cita dan kepuasan yang menimbulkan ketentraman, kesinambungan, dan arti dalam hidup seseorang.

Perencanaan Karier
            Karier bisa diibaratkan dengan pelangi, yang merupakan simbol keindahan, harapan, dan pencapaian cita-cita. Tapi cukup banyak karyawan yang melupakan keindahannya. Mereka membiarkan kariernya tidak tertata dan berhenti di satu titik, kemudian baru menyadari setelah para yunior mereka telah melangkah ke jenjang kariernya, atau setelah mereka merasa jenuh pada pekerjaan itu. Karier harus ditata dengan

Pengertian Kepemimpinan

7:50:00 AM

Pengertian Kepemimpinan
       
  Pada dasarnya kepemimpinan adalah suatu keahlian yang dimiliki oleh seseorang untuk mempengaruhi orang lain, agar orang tersebut mau bekerja untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Seorang pimpinan agar dapat mempengaruhi bawahannya harus mengerti setiap tindakan pegawainya. Tetapi untuk dapat mengerti diperlukan pengamatan  atas setiap aspek perilaku mereka sebagai manusia. Oleh sebab itu, setiap pimpinan perlu sekali memahami berbagai cara pendekatan demi pengembangan kepribadiannya dan anak buahnya. Ada tiga teori pengembangan kepribadian yang utama, yaitu:
·     Teori psiko-analitik
Menurut teori ini, untuk dapat memahami kepribadian seseorang, kita harus melihat ke dalam dirinya (intrapsy-chic) apa yang menjadi dasar perilakunya.
·     Teori sifat atau perangai
Kepribadian seseorang selalu tetap tidak berubah. Oleh sebab itu mudah sekali untuk memperkirakan perilaku seseorang.
·     Teori kebutuhan
Teori hierarki kebutuhan merupakan teori yang dikenal dengan teori Maslow atau teori motivasi, yaitu:
1.   Biological needs, kebutuhan biologis, seperti kebutuhan akan makan, minum, seks, dan sebagainya.
2.   Safety needs, kebutuhan akan rasa aman.
3.   Belongingness needs, kebutuhan untuk diterima dan dihormati orang lain.
4.   Esteem needs, kebutuhan untuk mempunyai citra baik.
5.   Self-actualization needs, kebutuhan untuk menunjukkan prestasi yang terbaik.
Seorang pemimpin hendaknya benar-benar bisa mempelajari perilaku dan sifat para bawahannya, karena akan mempermudah pimpinan dalam membuat suatu keputusan agar tidak merugikan kedua belah pihak. Oleh karena itu dikatakan bahwa inti kepemimpinan ialah pengambilan keputusan.
Permadi dalam bukunya Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Manajemen (1996:14) mengemukakan bahwa selanjutnya dalam proses pengambilan keputusan

Aset Tetap Menurut Akuntansi

8:07:00 AM

Aset Tetap Menurut Akuntansi

Setiap perusahaan menggunakan berbagai macam aset tetap, seperti peralatan, perabotan, alat-alat, mesin-mesin, bangunan, dan tanah. Aset tetap (fixed assets) merupakan aset jangka panjang atau aset yang relatif permanent. Mereka merupakan aset berwujud (tangible assets) karena terlihat secara fisik. Aset tersebut dimiliki dan digunakan oleh perusahaan serta tidak dimaksudkan untuk dijual sebagai bagian dari operasi normal.
Di dalam perusahaan, aset tetap bisa menempati bagian yang sangat signifikan pada total aset perusahaan secara keseluruhan. Peranan kaset tetap ini sangatlah

Pengertian Akuntansi Pertanggungjawaban

9:35:00 AM
Berbagai rumusan mengenai akuntansi pertanggungjawaban menurut pendapat para pakar akuntansi akan disajikan dibawah ini.
Menurut Hansen (2005:116) definisi akuntansi pertanggungjawaban adalah sebagai berikut :
Akuntansi pertanggungjawaban adalah Sistem yang mengukur berbagai hasil yang dicapai oleh setiap pusat pertanggungjawaban menurut informasi yang dibutuhkan oleh para manajer untuk mengoperasikan pusat pertanggungjawaban mereka.
Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem akuntansi yang digunakan untuk mengukur kinerja setiap pusat pertanggungjawaban sesuai dengan informasi yang dibutuhkan manajer untuk mengoperasikan pusat pertanggungjawaban mereka sebagai bagian dari sistem pengendalian manajemen.
Dari berbagai definisi diatas, dapat ditarik suatu kesimpulan mengenai akuntansi pertanggungjawaban sebagai berikut :
a. Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem akuntansi yang disusun berdasarkan struktur organisasi yang secara tegas memisahkan tugas, wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing tingkat manajemen.
b. Akuntansi pertanggungjawaban mendorong para individu, terutama para manajer untuk berperan aktif dalam mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien.
c. Penyusunan anggaran dalam akuntansi pertanggungjawaban adalah berdasarkan pusat-pusat pertanggungjawaban. Dari laporan pertanggungjawaban dapat diketahui perbandingan antara realisasi dengan anggarannya, sehingga penyimpangan yang terjadi dapat dianalisa dan dicari penyelesaiannya dengan manajer pusat pertanggungjawabannya.
d. Akuntansi pertanggungjawaban melaporkan hasil evaluasi dan penilaian kinerja yang berguna bagi pimpinan dalam penyusunan rencana kerja periode mendatang, baik untuk masing-masing pusat pertanggungjawaban maupun untuk kepentingan perusahaan secara keseluruhan.
Didalam pengertian di atas Mulyadi menyimpulkan bahwa syarat untuk dapat menerapkan akuntansi pertanggungjawaban :
1. Struktur organisasi
Dalam akuntansi pertanggungjawaban struktur organisasi harus menggambarkan aliran tanggungjawab, wewenang dan posisi yang jelas untuk setiap unit kerja dari setiap tingkat manajemen selain itu harus menggambarkan pembagian tugas dengan jelas pula. Dimana organisasi disusun sedemikian rupa sehingga wewenang dan tanggungjawab tiap pimpinan jelas. Dengan demikian wewenang mengalir dari tingkat manajemen atas ke bawah, sedangkan tanggungjawab adalah sebaliknya.
2. Anggaran
Dalam akuntansi pertanggungjawaban setiap pusat pertanggungjawaban harus ikut serta dalam penyusunan anggaran karena anggaran merupakan gambaran rencana kerja para manajer yang akan dilaksanakan dan sebagai dasar dalam penilaian kerjanya. Diikut sertakannya semua manajer dalam penyusun
3. Penggolongan biaya
Karena tidak semua biaya yang terjadi dalam suatu bagian dapat dikendalikan oleh manajer, maka hanya biaya-biaya terkendalikan yang harus dipertanggung jawabkan olehnya. Pemisahan biaya kedalam biaya terkendalikan dan biaya tak terkendalikan perlu dilakukan dalam akuntansi pertanggungjawaban.
4. Sistem akuntansi
Oleh karena biaya yang terjadi akan dikumpulkan untuk setiap tingkatan manajer maka biaya harus digolongkan dan diberi kode sesuai dengan tingkatan manajemen yang terdapat dalam struktur organisasi. dalam laporan rugi laba.
5. Sistem pelaporan biaya
Bagian akuntansi biaya setiap bulannya membuat laporan pertanggungjawaban untuk tiap-tiap pusat biaya. Setiap awal bulan dibuat rekapitulasi biaya atas dasar total biaya bulan lalu, yang tercantum dalam kartu biaya. 

Baitul Maal wa Tamwil atau BMT

9:21:00 AM
Baitul Maal wa Tamwil lebih dikenalnya dengan sebutan BMT. Yang terdiri dari dua istilah yakni baitul maal dan baitul tamwil. Secara harfiah atau lughowi baitul maal berarti rumah dana dan baitul tamwil berarti rumah usaha. Bait yang artinya rumah dan tamwil (pengembangan harta kekayaan) yang asal katanya maal atau harta. Jadi berikut tamwil di maknai sebagai tempat untuk mengembangkan usaha atau tempat mengembangkan harta kekayaan.
Baitul Maal lebih mengarah pada usaha-usaha non profit yang mengumpulkan dana dari zakat, infaq dan sadaqah kemudian disalurkan kepada yang berhak. Sedangkan baitul tamwil sebagai usaha pengumpulan
dan penyaluran dana komersial profit untuk menciptakan nilai tambah baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Powered by Blogger.