Limbah Industri Batik


Kualitas limbah cair industri batik sangat tergantung jenis proses yang
dilakukan, pada umumnya limbah cair bersifat basa dan kadar organik yang tinggi
yang disebabkan oleh sisa-sisa pembatikan.
Pada proses pencelupan (pewarnaan) umumnya merupakan penyumbang
sebagian kecil limbah organik, namun menyumbang wama yang kuat, yang mudah
terdeteksi, dan hal ini dapat mengurangi keindahan sungai maupun perairan.
Pada proses persiapan, yaitu proses nganji atau penganjian, menyumbang zat
organik yang banyak mengandung zat padat tersuspensi. Zat padat tersuspensi
apabila tidak segera diolah akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan dapat
digunakan untuk menilai kandungan COD dan BOD.
Kebanyakan penggunaan bahan pencelup dengan struktur molekul organik
yang stabil tidak dapat dihancurkan dengan proses biologis, untuk menghilangkan
warna air limbah yang efisien dan efektif adalah dengan perlakuan secara biologis,
fisik dan kimia (Alaerts, 1984).

No comments

Powered by Blogger.